Pengolahan Data Sederhana Menggunakan Excel (2)

Halo guys... minggu lalu aku udah bahas sedikit tentang pengolahan data sederhana menggunakan excel, seperti membuat chart, tabel excel dan menggunakan rumus IF, serta pivot tables. Kali ini aku bakal melanjutkan pembahasan tentang slicer, analisis keuntungan, dan menghitung pertumbuhan. Oke, kita mulai ya...

SLICER

Membuat Slicer
Slicer berfungsi untuk memfilter data secara interaktif pada tabel dan dan Pivot Table.
Untuk bahan latihan, kamu bisa mengunduhnya disini. Langkah-langkah membuat slicer yaitu, Letakkan pointer pada Pivot Table, kemudian Klik Pivot Table Tools > Analyze > Field List, lalu Klik kanan pada field yang dipilih > Add as a Slicer. Sebagai contoh, saya memilih field country dan year.


Mengatur Tampilan Slicer
Untuk mengatur tampilan slicer, langkah-langkahnya yaitu Klik Slicer Tools, Pilih Slicer Styles yang diinginkan, lalu ubah nilai column menjadi 6 untuk merubah bentuk slicer dari baris menjadi kolom.

Membuat Koneksi Antar Pivot Table
Slicer yang telah kita buat hanya akan menampilkan data pada satu pivot table. Kita bisa membuat koneksi antar pivot table sehingga ketika kita memfilter suatu data, semua pivot tabel yang berhubungan akan terdeteksi dan otomatis berubah. Langkah-langkahnya yaitu, Klik Slicer Tools > Report Connection lalu pilih Pivot Table dan Pivot Chart yang ingin kita hubungkan.

Membuat Custom List
Fitur Auto Fill di Excel sangat membantu membuat daftar otomatis yang mengisi kolom atau baris dengan cepat tanpa harus mengetikkan satuper satu. Cukup menggunakan data dari satu atau bebrapa sel saja, kita bisa memunculkan daftar data sepanjang baris dan kolom yang ingin kita isi. Contohnya ketika membuat interval usia seperti gambar berikut, cukup menulis <20 pada baris pertama kemudian drag ke bawah. Berikut langkah-langkahnya:
  • Siapkan data yang akan dibuat.
  • Klik Data > Sort
  • Pada menu order, pilih custom list.


  • Ketik <20 pada baris pertama lalu drag ke bawah.



Membuat Pivot Combination
Dengan menggunakan Pivot Combination Anda dapat memasukkan lebih dari satu field dalam satu column, rows, value, dan filters. Langkah-langkahnya yaitu, arahkan pointer pada data kemudia klik Insert > Pivot Table.

Pilih data apa saja yang kita butuhkan untuk dianalisi dengan cara drag and drop field. sebagai contoh, saya memasukkan revenue ke bagian value dan year serta month ke row. 


Kamu bisa melihat hasil pekerjaan saya disini:


ANALISIS KEUNTUNGAN

Menghitung Keuntungan
Cara menghitung keuntungan sangatlah mudah, yaitu dengan mengurangkan pendapatan dengan biaya. Fungsi yang dipakaipun mudah, yaitu =[@Revenue]-[@Cost]. Selanjutnya refresh data dengan cara klik kanan pada Pivot Table lalu tambahkan profit pada pivot table fields ke area values.
Untuk bahan latihan, kamu bisa mengunduhnya disini.



Menghitung Margin
Selanjutnya kita akan menghitung margin yaitu dengan membagi keuntungan dengan pendapatan. Fungsi yang digunakan yaitu =[@Profit]/[@Revenue]. Selanjutnya refresh data seperti langkah sebelumnya dan masukkan margin pada pivot table fields ke dalam area values.



Margin biasanya ditampilkan dalam bentuk persentase, untuk mengubahnya dapat dilakukan dengan klik kanan pada sel lalu pilih Format Cells, kemudian akan tampil kotak dialog lalu kita pilih percentage lalu OK.





Ternyata hasilnya ribuan, padahal persentase maksimum adalah 100%. Maka kita hapus saja kolom margin dengan cara klik kanan pada kolom margin lalu pilih delete table column, kolom margin pun akan hilang. Selanjutnya refresh pivot table sehingga margin pada pivot table juga akn hilang.





Kita akan menghitung margin dengan cara lain, yaitu dengan mengalkulasi data, caranya klik Pivot Table Tools > Analyze >Fields, Item, & Sets > Calculated Field. Selanjutnya akan muncul kotak dialog, beri nama margin dan isikan formula dengan =Profit/Reveue lalu OK. Untuk mengubahnya menjadi persentase lakukan seperti langkah sebelumnya.



Selanjutnya kita bisa melihat perbandingan tiap negara dengan menggunakan Conditional Formatting. Caranya, klik Home > Conditional Formatting. Kita bisa memilih Data Bars jika ingin menampilkan dalam bentuk batang dan memilih Color Scales jika ingin menampilkan dalam bentuk perbedaan warna. Kemudian kita pilih All cells showing "Sum of Revenue" Values for "Country".






Kamu bisa melihat hasil pekerjaan saya disini:
Analisis Keuntungan

MENGHITUNG PERTUMBUHAN
Cara menghitung pertumbuhan sebenarnya cukup mudah, yaitu cukup mengurangkan dengan pendapatan tahun sebelumnya. Jika dalam contoh berikut adalah dengan fungsi =G3-F3. Dari fungsi tersebut, kita bisa mengamati apakah fungsi "GETPIVOTDATA" sedang aktif atau tidak. Jika sedang aktif, maka ketika kita menambahkan sel baru seperti "customer gender", nilai pertumbuhan tidak akan berubah. Untuk bahan latihan, kamu bisa mengunduhnya disini.



Akan tetapi, ketika kita drag ke bawah, hasilnya akan sama semua dengan sel yang paling atas.


Agar nilai pertumbuhan yang dihasilkan sesuai, maka kita harus menonaktifkan fungsi "GETPIVOTDATA" tersebut. Caranya klik Pivot Table Tools > Analyze > Options > Generate Get Pivot Data. Menonaktifkan fungsi "GETPIVOTDATA" akan mengembalikan kepada fungsi pengurangan biasa, seperti di bawah ini sehingga ketika kita drag ke bawah, nilai pertumbuhan akan sesuai dengan sel masing-masing.



Untuk menghitung persentase pertumbuhan, kita cukup membagi nilai pertumbuhan dengan tahun sebelumnya, jika dalam contoh berikut maka fungsinya adalah =I3/F3. Setelah itu kita drag ke bawah. Namun, ketika kita menambahkan sel baru seperti "customer gender", nilainya akan berubah seperti di bawah ini.



Kamu bisa melihat hasil pekerjaan saya disini:

Sekian dulu materi kali ini, semoga bermanfaat ^_^

Nama : Faridatun Nisa
NIM   : G14190009

0 comments